Senin, 21 Maret 2016

TIDAKKAH KITA RINDU



Rindu ….
Orang bilang rindu adalah karunia
Orang bilang rindu itu tanda cinta
Tidakkah kita rindu?

Cinta
Kasih Sayang
Tanggung jawab
Komitmen
Atau jangan-jangan sekedar menuntut kebebasan

Ataukah kita lupa bahwa tubuh kita terdiri dari jasad dan ruh
Lalu kita kita menjadi makhluk egois
Sedang ruh ini selalu rindu untuk kembali pada penciptanya
Hanya ia tertahan oleh tubuh kita

Kita bilang bahwa dunia ini hanya tempat mampir
Akhirat adalah tempat kembali
Lalu tidakkah kita rindu pada perjumpaan dengan Allah
Ataukah kita tak rindu berjumpa dengan manusia mulia
Yang di akhir nafasnya menyebut nama kita “ummati-ummati”

Mengapa kita menjadi egois, saling curiga, saling menuduh
Bisa jadi orang yang kita tuduh merasa paling benar hanyalah
Orang-orang yang meyakini bahwa yang dilakukannya adalah benar.
Kita katakan ia ahlul bid’ah. Padahal ia hanya berniat menyebar syi’ar

Kita katakan ia orang yang suka mengkafirkan.
Padahal tak ada kata kafirpun yang ia lontarkan pada saudaranya.
Ia hanya membagi apa yang baru ia ketahui.

Kita katakan ia membahayakan negara,
Padahal ia lebih banyak menebar manfaat pada masyarakat
Kita katakan ia mencuri uang negara.
Padahal ia menjaga agar kekayaan negara tidak dicuri.

Kita katakan ia riya’ dengan memamerkan amal. Padahal bisa jadi yang kita lihat hanya sebagian kecil amal mereka. Sedang kita menjadi manusia penghakim seakan tahu isi hati manusia.
Kita katakan ia haus kekuasaan. Sedangkan kita hanya menjadi pengkritik dan termakan fitnah. Sedang mereka jauh lebih menyiapkan segala kualitas untuk mengambil peran dalam mengurus negara.

Kita katakan ia perusak ideology negara. Padahal ia hanya mengingatkan bahwa dulu khilafah pernah ada. Jika tak ada mereka, kita tak pernah membuka lembaran sejarah.
Padahal kata Bung Karno Jangan Pernah Melupakan Sejarah

Tidakkah kita rindu?
Negeri yang adil, makmur
Tidakkah kita rindu?
Semua orang yang ada disekitar kita adalah saudara kita
Tidakkah kita rindu?
Keluarga yang qur’ani, cinta Illahi. Bukan penuntut kebutuhan duniawi
Tidakkah kita rindu?
Anak-anak yang selalu mendoakan kita setelah kita mati.

Andai jika hari ini kita ditanya
Jawaban apa yang sudah kita siapkan?

Tidakkah kita rindu???
Aku takut kita kehilangan cinta
Aku takut kita lupa bahwa kita pasti kembali.


                                                                                                                        Saif Zulfikar Ali

1 komentar: