Senin, 21 Maret 2016

TAPI JANGAN SAYA







Sadar atau tidak sadar kita menjadi orang-orang seperti ini.
Mungkin kita pernah berdoa, Ya Allah semoga makin banyak orang yang mendapat hidayah. Mudahkanlah perjuangan dakwah saudara-saudara kami di sana.
Lalu ketika ada ajakan dakwah yang datang untuk ke sana jawabannya “jangan saya”.

Atau mungkin kita punya teman yang pernah memuji.
sungguh beruntung orang yang akan menjadi istrimu/suamimu.”
Tapi lagi-lagi kalimat sambungannya “tapi jangan saya”.

Atau kita pernah berdoa berikanlah pemimpin yang adil, yang jujur. Namun ketika ada ajakan atau tawaran amanah untuk menjadi pemimpin lagi-lagi jawabannya :”jangan saya”.
Dan yang berdoa agar mendapat suami/istri yang mencintai dirinya apa adanya.
Namun ketika khitbah itu datang pun jawabnya “Jangan saya”.

Yang lebih Aku khawatirkan adalah ketika kita berdoa meminta Syurga.
Ketika kita akan dimasukkan dalam syurga kita masih berkata “Jangan Saya”



Saif Zulfikar Ali



1 komentar: