Istilah zombie bukan hal
yang baru namun sudah sangat di kenal. Banyak dari kita yang sudah
pernah menonton film-film Hollywood tentang Zombie. Ada dua ciri-ciri
zombie yang sangat mendasar yaitu berjalan tanpa gairah, tanpa arah
dan ketika ada manusia hidup (makanan) mereka berebutan tak teratur.
Entah disadari atau tidak generasi muda yang saat ini ada kehilangan
semangat berkarya bahkan tanpa arah. Mereka yang ketika kecilnya
bersemangat dan bangga atas cita-citanya ingin menjadi dokter, guru,
presiden, pengusaha, dan lain-lain telah menghapus cita-citanya di
SMA. Ketika ditanya kepada mereka yang melanjutkan studi dari SMP ke
SMA misalnya alasan bukan lagi karena sekolah itu menunjang mereka
mencapai cita-cita mereka tetapi lebih kepada terkenalnya sekolah,
ada teman SMPnya di sekolah itu, atau alasan-alasan lainnya.
Tidak hanya di SMA bahkan di
perguruan tinggi betapa banyak mahasiswa mengejar nilai namun ketika
lulus hanya menjadi orang yang berbaris rapi meninggalkan
masyarakatnya. Mengejar dan berebut pekerjaan bahkan sedikit yang
menjadi solusi perbaikan di masyarakat. Jika kita tanyakan pada
mahasiswa umumnya saat ini bagaimana pola belajarnya, klasiknya
mengerjakan tugas sistem kebut semalam. Atau bahkan belajar hanya
jika ada ujian saja. Demonstrasi tanpa mengajukan solusi. Efeknya
setelah lulus menjadi lulusan tanpa arah hidup. Berdasarkan informasi
Suara Pembaruan (27/3/2013) Indonesia merupakan salah satu negara
dengan jumlah pencari kerja terbesar di Asia, yakni setiap tahun
mencapai sekitar 30 juta pencari kerja (Jobseekers). Jumlah angkatan
kerja pun meningkat tiap tahunnya.
Setiap ada pameran bursa
kerja (job fair) maka yang ramai adalah para pemuda yang berebut
pekerjaan. Namun keluhan pun ada karena pekerja yang berkualitas
sedikit jumlahnya sehingga tidak mengherankan permasalahan
pengangguran masih menjadi masalah utama di negeri ini. Menjadi PNS
seakan menjadi harapan yang menjanjikan masa depan. Jumlah pelamar
CPNS sudah menembus 2.603.780 orang," menurut Kepala Biro Hukum,
Komunikasi dan Informasi Publik (HKIP) KemenPAN-RB Herman Suryatman
(Liputan6.com, 13/10/2014). Sedangkan lowongan yang tersedia hanya
ada 100.000.
Tantangan semakin berat
ketika generasi muda saat ini mengalami kendala komunikasi.
Kehilangan teman di dunia nyata. Ditambah lagi berduyun-duyunnya
warga Negara asing ke negeri ini seharusnya membangunkan diri kita
untuk bangkit dan semangat dalam berkarya. Slogan kerja-kerja-kerja
tidak cukup. Namun berkarya, bekerja dan bermanfaat lebih tepat bagi
kita agar adanya kita bukanlah sekelompok zombie yang berebut makanan
namun menjadi manusia yang paripurna dengan jiwa sosial yang tinggi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar