Dia sungguh adalah manusia sempurna, yang kini terpuruk dengan sangat,
laksana tak ada lagi guna kehidupan ini, dunia ini, beserta segala
isinya. inkah rasanya cinta tak harus memiliki?
Aku nggak bisa
melupakanmu, tapi aku harus tetap menjalani hidupku. Kamu pun begitu,
jalanilah hidupmu. biarkan semua ini hidup dalam hatiku hatimu
Cinta
terasa gamblang saat diungkapkan, dikatakan, dibahasakan. Tapi, jauh di
kedalaman jiwaku jiwamu, jiwa setiap anak manusia, cinta begitu
misterus, sarat chemistry, tanpa ujung, kecuali maut yang memutuskannya!
Setiap
cinta akan punya ruangnya sendiri, rumahnya sendiri, di kedalaman hati
setiap manusia. sebab, setiap cinta memang tak sama, tak pernah sama
(Dalam Buku Andai Aku Jalan Kaki Masihkah Kau Slalu Ada Untukku : Edi Mulyono)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar